Winnie The Pooh - Piglet Lidwina Mayang: April 2012

Sabtu, 28 April 2012

Cara Membuat Ikan Mas Sambal Ujak


Bahan-Bahan:
3 ekor ikan mas

Bumbu-bumbu:
  1. 4 buah tomat
  2. 6 cabe merah
  3. 6 biji kemiri
  4. Sekerat kunyit
  5. 1 batang serai dimemarkan
  6. 2 batang perai (potong kasar)
  7. 1 sendok the garam
  8. Air secukupnya

Cara membuatnya:
  1. Ikan mas dibuang insang, isi perut, sisik dan cuci. Setiap ikan dipotong menjadi dua bagian.
  2. Cabe merah, kemiri, kunyit, dan tomat dihaluskan. Lumurkan pada ikan, tambahkan serai, perai dan tuangkan air secukupnya, lalu bubuhi garam. Masak dalam panci tertutup diatas api yang nyalanya sedang-sedang saja hingga matang.
  3. Setelah itu dapat dihidangkan, sekelilingnya dihiasi dengan mentimun, tomat dan slada serta sambal terasi.

Sumber :
Buku Resep Masakan Enak Rasanya, Ny. Ika Wahyuni 

Cara Membuat Ayam Bumbu Rujak


Bahan-Bahan:
1 ekor ayang yang agak muda

Bumbu-bumbu:
  1. 2 Buah bawang putih
  2. 2 buah bawang merah
  3. 4 butir kemiri
  4. 1 sendok makan ketumbar
  5. 1 batang serai
  6. 1 jari laos (Lengkuas)
  7. Santan kelapa secukupnya

Cara membuatnya:
  1. Ayam yang sudah bersih (dicuci) dipotong-potong, kemudian digoreng
  2. Semua bumbu-bumbu dihaluskan (kecuali serai), kemudian ditumis, santan lalu dimasukkan bersama serai
  3. Setelah cukup baru ayam goring dimasukkan, masak terus hingga benar-benar masak dan biarkan bumbu agar mengental.

Sumber :
Buku Resep Masakan Enak Rasanya, Ny. Ika Wahyuni 

IT'S ME


It's me... inilah aku...
Ingin berbuat yang terbaik
Walau tak sabaik engkau
Karena... inilah yang bisa kulakukan

It's me...inilah aku...
Ku dapat kata ini darinya
Sebuah kata sederhana nan indah
Pembangkit semangat insan mulia

Jadilah diri sendiri
Merangkai karakter insan
Buktikan bahwa kau bisa
Walau terasa di akhirat kelak

Yakin dan tekat yang kuat
Serta do'a dan pertolongan-Nya
Ruh dalam bekerja
Sungguh...Allah itu Maha Pengasih
Lakukan semampumu, mulai sekarang...
Proses yang baik adalah awal kebahagiaan
Jangan takut,jangan sedih, tak usah gundah
Sungguh...Allah itu Maha Pengasih

Karena itu, yakinlah...
Karena it's me...INILAH AKU SEBENARNYA

Sumber 

http://www.lokerpuisi.web.id/2012/04/its-me.html#ixzz1tOy7nN4G

Cara Membuat Ice Cream Cake


Bahan Vanila Ice Cream:
500 ml fresh cream
750 ml susu full cream
5 kuning telor
200 gr gula pasir
Vanilla
1 sdt gelatin powder

Bahan Peach Ice Cream:
500 ml fresh cram
750 ml susu full cream
5 kuning telor
1 sdt gelatin powder
Puree peach ( buah peach kalengan)

Cara Membuat:
(untuk vanilla maupun peach, sebenarnya sama saja)
  1. Kocok kuning telur dengan sedikit gula dengan cara au baik marie sampai mengembang, sisihkan.
  2. Panaskan susu dengan sisa gula pasir sampai mendidih (aduk terus selama dipanaskan)
  3. Masukkan 2 centong susu panas ke dalam kocokan telur, aduk rata lalu masukkan kocokkan telur ke dalam susu sambil diaduk searah sampai adonannya mengental (Api kecil) matikan api.
  4. Masukkan fresh cream dengan gelatin, aduk rata sampai gelatin lumer semua
  5. Dinginkan semalaman (Minimal 8 jam)
  6. Proses di Ice cream maker sampai jadi… ikuti instruksi dari pabriknya (Buat vanilla ice cream, ekstrak vanillanya dimasukkan barengan dengan gelatin powder, peach puree peachnya masuk saat adonan mau dimasukkan ke ice cream maker (ICM))

Cara merakit Jadi Ice cake:
  1. Sediakan 1 buah sponge cake ukuran diameter 22 cm, belah jadi 2 siapkna 2 loyang ukuran diameter 20 cm, alasi Loyang pakai plastic lengket, biarkan sisanya menjulur keluar Loyang, buatnya 2 lapis biar kuat saat dikeluarin kuenya.
  2. Letakkan kue di dasar Loyang, siram dengan es krim yang baru keluar dari ICM, bekukan 2 jam sementara yang lapisan pertama lagi di bekukan, sejam kemudian proses lapisan berikutnya.. Jika udah jadi siram diatasnya lapisan pertama.. bebukan semalaman keluarkan ice cake dari Loyang dengan cara, di hair dryer pinggir Loyang dulu sampai agak hangat, terus tarik plastic lengketnya… siap dihiasi dan disajikan 

Sumber : 
Dari Buku Aneka Es dan Pudding, Ny. Ika Wahyuni 

Cara Membuat Blueberry Stripe Pudding



 Bahan:
1 Bungkus agar-agar bubuk putih
400 ml air
50 gr gula
300 gr Whipped Cream
3 sdm Selai blueberry
Coklat masak warna ungu

Cara Membuat:
  1. Siapkan cetakan pudding berjuring-juring
  2. Rebus agar-agar putih dengan air dan gula sampai mendidih
  3. Masukkan Whipped Cream, aduk rata
  4. Tuang dalam cetakan
  5. Bekukan
  6. Potong pudding sesuai juring-juring
  7. Atur potongan pudding putih di cetakan
  8. Rebus kembali sisa potongan pudding putih ditambah dengan selai blueberry dan coklat masak serut sampai mendidih
  9. Hilangkan uap panasnya
  10. Tuang ke cetakan, diantara potongan pudding putih
  11. Bebukan
  12. Siap dihidangkan 
Sumber :
Buku Aneka Es dan Pudding, Ny. Ika Wahyuni

Pengabdiaan Cinta yang Tulus


“Aku terlarut dalam sepi,
Akal menggumpal bersama khayal.
Bibir terus bersyair hingga akhir
Kini telah mencekal dan menggegal
Aku menawar janji
Dan aku mengupas bukti
Hingga aku terjebak di limbah berduri
Telah ku paku kasih saying di dinding hatimu
Namun engkau masih ragu akan ketulusan cintaku
Aku ungkapkan isi hati aku ke kamu
Namun engkau masih terdiam membisu
Ini lah aku pemujamu, pengagummu
Inilah aku pencintamu
Sunggu aku ingin selalu ada di jiwamu
Lalu tertidur lelap di ruang hatimu.


PUISI


“Jika kau merasa kalah, maka kalahlah kau,
Jika kau merasa takut, maka takutlah kau.
Jika kau ingin menang tapi merasa tak mampu,
Hampir pasti kau akan kalah.
Jika kau merasa sesat, sesatlah dirimu
Karena sesungguhnya,
Sukses dimulai dari niat seseorang.
Semua tergantung pada suasana hatimu.
Jika kau merasa terbuang, maka kau akan terbuang.
Kau harus bercita-cita tinggi.
Kau harus yakin pada dirimu sebelum kau raih pialamu.
Perjuangan hidup tak selalu dimenangkan
Oleh mereka yang terkuat atau yang paling sigap,
Cepat atau lambat,
Orang yang YAKIN DIRINYA BISA,
Itulah yang tampil menjadi sang JUARA!”
Sumber:
Malahayati dan Hendry E. Ramadhan, 99 Bisnis Anak Muda (Jakarta: penebar Plus, 2010)

TIP MENJALANKAN BISNIS


Bisnis apapun memiliki peluang yang sama besar untuk menjadi sukses. Penulis merangkum tiga tip utama yang harus dimiliki bisnis apa pun apabila ingin memenangkan persaingan. Penulis juga selalu berusaha menerapkan ketiga tip berikut yang merupakan prinsip dasar dalam menjalankan bisnis

  1. BE THE FIRST (MENJADI YANG PERTAMA)
Sebagai orang yang pertama dalam menjalankan suatu jenis bisnis akan memberikan Anda peluang kesuksesan lebih besar dibanding menjadi follower (pengikut). Menjadi yang pertama membuat Anda dikenal lebih awal dan dianggap sebagai pelopor di bisnis Anda. Sebuah kategori produk/jasa yang benar-benar baru menjadikan Anda pemain tunggal di kategori tersebut dan tidak perlu berkompetisi dengan pebisnis lain. Pasar hanya perlu diedukasi tentang manfaat dan fitur produk/jasa yang Anda tawarkan jika produk tersebut memang memberikan solusi bagi konsumen. Setelah itu, tinggal nunggu waktu untuk melihat bisnis Anda menggelinding seperti bola salju meraih kesuksesan.
Menjadi yang pertama bukan berarti harus menjadi yang pertama didunia. Memang, jika bisa menjadi yang pertama di dunia hamper bisa diperkirakan Anda akan jadi penguasa bisnis di produk/jasa tersebut. Namun, jangan berkecil hati, Anda tidak harus menjadi yang pertama di dunia, tetapi jadilah yang pertama di kota Anda. Produk/jasa yang sukses di kota lain bisa di contoh atau Anda bekerja sama dengan pemilik produk tersebut. Jika hal tersebut tidak memungkinkan, lakukan pengamatan, lalu tiru dan modifikasi agar dapat menghasilkan produk/jasa yang hampir mirip.
Hampir semua ide-ide bisnis adalah bisnis yangsukses di negeri orang dan belum ada pemainnya di Negara kita. Ini membuka peluang Anda untuk menjadi yang pertama di Indonesia. Oleh karenanya, cermati ide bisnis yang ada dan segera tentukan pilihan. Produk/jasa dari ide-ide bisnis di sini tidak harus dibeli langsung dari negeri luar, tapi cukup Anda buat tiruannya dan modifikasi sesuai dengan konsumen di Indonesia.  
  1. BE THE DIFFERENT (MENJADI YANG BERBEDA)
Peta persaingan bisnis saat ini seperti perang yang berdarah-darah. Kompetisi sangat keras, ia akan melindas pemain yang tidak bisa bersaing. Karena itulah, Anda harus bisa bersaing dengan menyediakan produk/ jasa yang memiliki keunggulan. Keunggulan inilah yang membedakan Anda dengan competitor. Produk/jasa Anda akan langsung dikenal konsumen karena perbedaan tersebut.
Mulai detik ini, pikirkanlah diferensiasi (perbedaan) yang dapat ditampilkan dalam bisnis Anda. Cari dan buatlah perbedaan sebagai keunggulan kompetitif Anda terhadap pesaing. Jangan sekedar berbeda, tapi perbedaan tersebut haruslah sebuah nilai jual yang tidak dimiliki competitor dan tentu mempunyai nilai tambah bagi konsumen. Hindari penggunaan faktor harga sebagai pembeda produk Anda dengan kompetitor. Tapi carilah faktor pembeda lainnya.   
  1. BE THE BEST (MENJADI YANG TERBAIK)
Tidak mudah menjadi yang terbaik di segala bidang. Carilahsatu faktor yang bisa Anda kerjakan dengan sangat baik sehingga karena faktor tersebu, bisbis Anda menjadi yang paling baik daripada competitor. Anda cukup menjadi terbaik di segala faktor. Dengan satu faktor itulah, membuat bisnis anda dilirik oleh para konsumen dan sulit bagi para konsumen menolak tawaran dari Anda. Karena konsumen tidak akan mendapatkan faktor terbaik tersebut dari competitor Ada.

Sumber:
Malahayati dan Hendry E. Ramadhan, 99 Bisnis Anak Muda (Jakarta: penebar Plus, 2010)

CARA CEPAT MEMULAI BISNIS


Umumnya, orang yang akan memulai usaha untuk pertama kalinya akan terasa sulit. Ada sebuah tembok tinggi yang menghalangi jalan, ada perasaan maju-mundur, kadang merasa mantap, kadang merasa tidak yakin, kalau gagal bagaimana, dan perasaan lainnya. Namun, camkanlah, sekali Anda melewati tembok tersebut, Anda akan langsung mendapat gambaran “oohh ini toh yang namanya bisnis, rasanya kok pahit-pahit nikmat”. Supaya keraguan itu sirna, jangan lama-lama berpikir untuk menghitung untung-ruginya, langsung aja mulai dan ambil tindakan.

A. Menetukan Bidang Bisnis
Bidang bisnis yang bisa nda pilih banyak sekali. Ada orang yang menyebutkan 30 bidang bisnis, bahkan ada yang lebih. Bidang bisnis yang bisa dipilih, diantaranya restoran, laundry, kesehatan, periklanan, telekomunikasi, took ritel, bengkel, apotik, internet, dan banyak lagi. Ide-ide ini adalah bisnis-bisnis sukses di Luar Negri yang rata-rata belum ada pemainnya di Indonesia. Anda bisa cepat memilih dan memutuskan salah satu dari Sembilan puluh Sembilan ide bisnis.
Keputusan memilih bidang bisnis yang paling mudah dan paling tren perlu disesuaikan dengan minat dan hobi anda. Ketika bangun tidur pada pagi hari dan Anda merasakan gairah untuk beraktivitas dalam menjalankan bisnis anda maka disitulah passion anda. Oleh karenanya, carilah bisnis yang dapat membuat Anda bergairah untuk segera bangun pada pagi hari dan segera beraktivitas.
Keputusan menentukan bidang bisnis bisa juga dipengaruhi oleh faktor pengalaman Anda sebelumnya, baik ditempat kerja, sekolah, atau dimanapun tempatnya. Ada keuntungan lebih  jika Anda telah punya pengalaman di bidang bisnis tersebut sehingga Anda punya bekal, walaupun hanya sedikit.
Misalkan sebelumnya Anda bekerja di perusahaan ritel minimarket maka pengalaman tersebut bisa bermanfaat bila Anda akan membuka took ritel sendiri sehingga kesalahan dalam memulai usaha dapat dihindari. Namun, pengalaman ini tidak harus ada. Bagi pemula di bidang bisnis, Anda tetap nbisa memulai bisnis, tanpa adanya pengalaman. Masalah-masalah yang dihadapi orang lain bisa juga akan Anda hadapi sehingga Anda tidak akan kaget saat masalah tersebut datang. Namun bisa pula, masalah yang Anda hadapi berbeda dengan orang lain. Yang paling utama, Anda paham bahwa bisnis itu dekat dengan masalah dan cara menyikapi masalah itulah yang paling penting. Selama kita bersikap positif dan mengambil tanggung jawab untuk menghadapinya maka kita akan semakin dewasa dalam berbisnis.

B. Mancari Lokasi Bisnis
Lokasi, lokasi, dan lokasi ……. Ketiga kata iniliah jawaban rata-rata dari para pebisnis sukses kalau ditanya apa kunci sukses mereka? Mereka selalu menjawab lokasi, kemudian kedua lokasi, dan ketiga lokasi… Memamg lokasi memegang peranan yang sangat penting dalam bisnis, terutama bisnis yang sangat penting dalam bisnis, terutama bisnis yang menyasar langsung kepada konsumen akhir. Lokasi dan akses menuju lokasi tersebut sangat menentukan bagaimana konsumen mencapai dan membeli produk/jasa Anda.
Lokasi bisnis bisa bermacam-macam tergantung dari konsep atau bentuk usaha. Jika usahanya hanya berbentuk booth atau gerobak maka lokasi bisa berada di depan toko, di depan pusat keramaiaan, seperti sekolah, rumah sakit atau perkantoran. Bisa pula lokasi berada di dalam pusat perbelanjaan seperti mal, ITC, supermarket, atau hypermarket. Lokasi bisnis juga dapat di pusat keramaian, seperti rumah sakit, klinik, atau sekolah. Ada pula yang memilih lokasi bisnis di pusat perkantoran atau pemukiman penduduk. Lokasibisnis yang dipilih tergantung dari jenis dan bentuk bisnisnya. Lokasi suatu bisnis yang bagus belum tentu bagus bagi bisnis yang lain.
Ada pula yang melihat lokasi dari posisi tempat usaha terhadap jalan. Lokasi di perempatan atau pertigaan lebih strategis disbanding lokasi yang berada di jalan satu arah. Selain itu, kemudahan akses konsumen untuk mendatangi toko/bisnis Anda juga menentukan banyaknya konsumen yang datang. Perimbangan terakhir dalam memilih lokasi adalah kondisi fisik dan biaya sewa tempat. Apakah fisik lokasi perlu renovasi banyak  atau tidak? Dan bagaimanakah dengan harga sewanya? Carilah bangunan yang fisiknya tidak perlu banyak renovasi dan tentunya dengan harga sewa yang tidak terlalu mahal. Memang kadang di lokasi yang sangat strategis harga sewa cenderung lebih mahal. Hal ini perlu Anda perhitungkan dahulu. Jika omsetnya akan tinggi dan dapat menutupi biaya sewa maka Anda dapat memilihnya karena harga sewa tersebut bisa dikatakan wajar.
Jika telah menemukan alternative lokasi, maka lakukanlah sampling terhadap perkiraan jumlah calon konsumen yang melewati lokasi. Hitunglah jumlah mobil, motor, dan pejalan kaki yang lalu lalang di depan lokasi, dan lakukan sampling selama minimal 4 jam. Carilah jam-jam sibuk di depan lokasi, contohnya untuk bisnis restoran umumnya sibuk pada pukul 12.00, 13.00, kemudian pukul 19.00 dan 20.00. Dari data 4 jam tersebut kita bisa perkirakan jumlah konsumen yang lewat depan lokasi kita dalam satu hari. Semakin banyak yang lewat tentu akan semakin bagus.
Dalam memilih lokasi juga jangan hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi harus ada beberapa alternatif tempat. Dengan demikian, Anda mempunyai pembanding informasi yang Anda peroleh juga dapat menjadi bahan negosiasi saat Anda akan menyewa tempat.
Baiklah, mulai dari sekarang, jika Anda jalan keluar ai rumah, mulailah lebih sensitif terhadap lokasi –lokasi yang djual atau dikontrakan. Jika Anda melihat ada peluang, langsung saja Anda hubungi nomor yang biasanya dicantumkan di tempat tersebut, kemudian bertanyalah dan kumpulkan data tentang lokasi tersebut. Yang perlu diperhatikan, lokasi yang bagus akan cepat sekali diambil orang. Jika sudah yakin terhadap  lokasi tertentu, lebih baik segeralah Anda membayar uang muka atau DP sebagai tanda booking atas lokasi tersebut. Jumlah uang muka biasanya terlalu besar, dan bisa diterima oleh pemilik lokasi. Tak usah pikirkan bagaimana sisa pembayaran nantinya. Setelah tempat diperoleh, baru Anda pikirkan bagaimana melunasi sewa tempat tersebut.

C.  Persiapan Membuka Bisnis
Bidang bisnis sudah Anda pilih, kemudian lokasi juga sudah didapat. Apa langkah selanjutnya? YA, langkah selanjutnya tentu Persiapan agar bisnis bisa berjalan. Masa persiapan ini berbeda-beda, ada yang cepat dan ada pula yang lama. Untuk bisnis seperti restoran, masa Persiapan sekitar 1-2 bulan.
Apa sajakah yang harus disiapkan? Persiapan secara umum terbagi dua, yaitu persiapan fisik tempat bisnis dan persiapan non-fisik yang menyangkut aspek bisnis.
1)      Persiapan fisik mencakup renovasi tempat, pengadaan peralatan dan perlengkapan, serta pengadaan atribut atau identitas merek, seperti plang merek, barang-barang administrasi, dans ebagainya.
2)      Persiapan non-fisik mencakup perekrutan dan seleksi karyawan, pelatihan karyawan, dan pencarian supplier (untuk bisnis yang menghasilkan produk). Untuk bisnis jasa, hal yang perlu diperhatikan adalah masalah kesiapan tenaga sumber daya manusia. Apakah SDM yang dimiliki sudah siap memberikan jasa yang sesuai dengan standar bisnis Anda?
Jika seluruh persiapan sudah selesai, tanyakan pada diri sendiri untuk yang terakhir kalinya, apakah Anda telah benar-benar siap untuk membuka bisnis? Dengan jawaban ya maka Anda siap membuka bisnis.
Pembukaan bisnis umumnya ada dua, yaitu soft opening dan grand opening. Pada saat soft opening, bukalah bisnis Anda, tetapi jangan melakukan promosi apa pun. Pada saat soft opening ditujukan untuk melatih karyawan agar mereka siap melayani konsumen. Pada saat ini, permasalahan operasional mulai timbul, lakukanlah perbaikan secepatnya.
Pada saat ketika masalah-masalah internal, baik operasional atau lainnya, bisa teratasi dan bisnis sudah berjalan lancer maka siapkan acara pembukaan yang cukup besar, yaitu grand opening. Pada saat grand opening, lakukanlah promosi dan undanglah kerabat Anda untuk meramaikan suasana pada saat itu. Buatlah kehebohan dan keramaian ketika acara grand opening dilaksanakan. Bila sukses maka calon-calon konsumen yang kebetulan melihat grand opening tersebut akan penasaran dan cenderung akan mencoba produk/jasa Anda di lain kesempatan jika pada saat itu mereka belum sempat.
Selamat, Anda telah berhasil membuka bisnis! Kini saatnya Anda memikirkan strategi agar bisnis bertambah sukses dan bertahan lama.



Sumber:
Malahayati dan Hendry E. Ramadhan, 99 Bisnis Anak Muda (Jakarta: penebar Plus, 2010)

Membangun Mental Pebisnis


A. Keyakinan Modal Pebisnis
Banyak pengusaha, ilmuwan, pemimpin bangsa atau orang-orang sukses dibidangnya masing-masing adalah mereka yang dulunya dicibir dan diragukan kemampuannya oleh banyak orang. Namun, mereka tetap yakin dan melanjutkan rajutan mimpinya, bahwa mereka bisa mewujudkan apa yang bagi orang lain tidak mungkin. Dan siapa yang benar? Pemimpin-pemimpin itulah yang benar dan mereka sekarang adalah orang-orang sukses yang ceritanya banyak kit abaca di buku-buku motivasi dan kisah-kisah sukses orang-orang besar.
Sejarah Albert Einstein menceritakan bahwa ia tidak diterima bekerja sebagai tenaga akademik dibanding teman seangkatannya. Awalnya, ia hanya menjadi guru sekolah di Schaffhausen, kemudian kesempatan itu datang, ia diterima sebagai penguji hak paten di Bern. Di sanalah ia bisa berkreasi dan menemukan teori-teori dan selanjutkan diinformasikan ke kawan-kawannya yang menjadi pengajar akademik di kampusnya. Demikian pula dengan Fred Smith yang mengurai gagasan Federal Express selama kuliah di Yale, tapi mendapat nilai kurang dan dosennya meragukan gagasannya. Banyak kisah lainnya, yang akhirnya dengan keyakinan yang dimiliki, para pebisnis sukses berhasil mewujudkan gagasan-gagasannya dan mengubah dunia dengan gagasannya tersebut.
Dengan cerita tersebut, keyakinan harus tumbuh dalam diri Anda jika memulai berbisnis. Dengan keyakinan bahwa bisnis Anda akan sukses maka sesungguhnya tinggal setengah langkah lagi, Anda bisa mewujudkan kesuksesan tersebut. Jika Anda saja tidak yakin, bagaimana orang lain bisa yakin dengan bisnis Anda? Anda harus mantap 100% dengan bisnis yang Anda jalankan, dan bangga mengatakan “ini bisnis gue lloh!!” selanjutnya serahkan pada yang Maha Kuasa untuk membantu dalam mewujudkan keyakinan Anda. Anda pasti akan terkagum-kagum dan tidak percaya.  

B.  Memulai Dari Kecil Melatih Mental Berbisnis
Beberapa waktu lalu disuatu kesempatan, penulis pernah berbincang dengan salah satu juragan sembako besar di wilayah Bekasi. Sebelum memulai bisnisnya dan menjadi besar, ia bertutur banyak hal pahit yang dirasakannya. Pada tahun 1998, ketika krisis moneter menimpa negri ini, ia terkena PHK. Tempat ia bekerja mengalami penjarahan dan kebakaran sehingga usaha tersebut mengalami kebangkrutan dan semua karyawannya di-PHK, termasuk dirinya, yang merupakan salah satu pimpinan di tempatnya bekerja.
Ditahun tersebut, ia mengalami depresiasi dan bingung ingin melakukan apa. Kala itu, yang menguatkan dirinya adalah istrinya. Istrinya-lah yang akhirnya memulai jualan sembako di depan rumahnya dan mengajak dirinya untuk mulai usaha walau dari usaha kecil di dalam rumah, yakni di garasi rumah. Hari pertama jualan, ia hanya bisa menjual sembako senilai RP.50 ribu. Namun, istrinya terus neyakinkannya bahwa mereka harus terus berjualan agar dapur tetap bisa mengepul dan anak-anak tetap sekolah. Kemudian, setelah mental dirinya stabil dan dapat menerima kenyataan pahit bahwa dirinya kini tidak bekerja lagi, pelan-pelan ia bangkit dan mulai membantu istrinya.
Ia pikirkan strategi-strategi agar jualan sembakonya mengalami peningkatan. Pertama, ia memberikan harga yang sedikit lebih murah, menurutnya, ia murahkan Rp. 500,00 untuk produk-produk yang sangat dan sering dibutuhkan konsumen diwilayahnya, seperti aqua gallon dan gelas. Ia pun menambahkan servis kepada konsumennya, berupa laynan pesan antar ke rumah konsumen. Pelasn tapi pasti, konsumennya terus bertambah.
Selama perjalanan usaha, ia juga pernah mengalami kepahitan dan kegagalan. Ketika di wilayah pertama, ia berhasil, kemudian ia tergiur ingin mengembangkan minimarket. Tiga minimarket pun ia buka. Alhasil, minimarket tidak berjalan dan semuanya rugi. Akhirnya, ia tutup dan focus kembali ke toko pertamanya. Ia tingkatkan dari hanya toko, kemudian menjadi agen dan distributor untuk meningkatkan skala dan mengambil margin yang lebih besar. Saat ini, ia mampu menjual sekitar 5.000 galon aqua setiap harinya di wilayah Bekasi dan memiliki 3 gudang yang sekaligus tokonya. Ia pun focus pada distribusi sembako ke agen dan toko sembako di wilayah Bekasi. Jerih payahnya telah menuai hasil. Ia pun menanamkan mental jatuh bangun dalam mengelola usaha kepada anak-anaknya.
Sekarang ini, anak-anaknya diminta membantu dirinya dan tidak bekerja di perusahaan orang lain. Karena ia telah mengalami pahitnya bekerja di perusahaan orang lain, menurutnya, lebih baik jadi pengusaha. Menurutnya, lebih hebat menjadi pengusaha gorengan, tapi bisa menjual gorengan ke seluruh wilayah Indonesia, dibandingkan bekerja di perusahaan asing yang jelas mengambil keuntungan dari negeri ini.
Penulis menceritakan kisah diatas agar kita semua termasuk penulis, menyadari berbisnis membutuhkan proses, tidak sim salabim langsung sukses, tapi membutuhkan waktu dan harus siap mengalami pahit dan gagal. Kunci suksesnya menurut rekan pengusaha diatas, ia membangun mental agar siap tahan banting ketika usahanya sedang surut dan mengalami kerugian. Sesungguhnya, ketika mengalami kerugian, disitulah terdapat pelajaran besar yang dapat kita ambil hikmahnya. Tambah lagi, tidak usah malu unuk memulai bisnis walau masih kecil skala’a karena dari kecil itulah kita belajar berbisnis. Siapa pun pengusaha besar negeri ini, pastilah telah melewati tahapan kecil dari usahanya hingga bisa menjadi besar seperti saat ini, saat orang lain melihat ia sangat sukses.  

C.  Pola Pikir Pebisnis
Menurut teori NLP (Neuro Linguistic Programme) apabila kita bisa meniru pola piker orang sukses, maka kita bisa menjadi sukses seperti mereka. Apabila kita meniru hal-hal yang dilakukan oleh pebisnis sukses, termasuk cara mereka berpikir dan cara bertindak, maka hamper bisa diyakinkan, kita bisa sukses seperti mereka. Setelah mencermati dan mempelajari ribuan buku tentang para pebisnis sukses, penulis menyimpulkan bahwa mereka adalah orang-orang yang mampu mengeksploitasi peluang dibanding memecahkan masalah.
Kecenderungan mereka adalah orang yang pasdan tepat pada waktunya. Saat peluang itu datang, mereka berada di posisi yang pas sehingga mampu dengan jeli mengeksploitasi peluang tersebut menjadi keuntungan buat mereka. Bagi orang lain, belum tentu peluang itu menjadi sebuah ‘peluang’ karena mata mereka tidak sejeli para pebisnis sukses. Sebelum peluang itu datang, para pebisnis telah membekali diri mereka agar siap mengenali peluang dan mengambil peluang tersebut jika datang tiba-tiba.
Pola pikir pebisnis yang penulis amati dan rasakan sendiri selama menekuni bisnis sekitar 6 tahun adalah kemampuan kita dalam menangkapkan peluang yang datang. Peluang akan lewat begitu saja dan menghilang dari mata kita apabila kita tidak siap. Peluang sangat banyak berseliweran di depan mata kita, tapi kadang hanya orang-orang tertentu saja yang mampu melihat bahwa itu adalah sebuah peluang.
Pebisnis kawakan yang mempunyai ‘’jam terbang tinggi’’ dalam bisnis tentu mempunyai insting bisnis dalam mengenali peluang lebih tajam dibanding pebisnis amatir. Insting bisnis inilah yang sebenarnya akan terus terasah bila kita semakin lama menekuni bisnis. Orang bilang apabila ‘jam terbang makin tinggi’ maka akan semakin paham melihat celahya bisnis agar bisnis tersebut sukses. Jika bisnis yang pertama sukses maka kata orang-orang, bisnis kedua dan seterusnya hanya ‘dipegang saja’ maka akan berubah menjadi emas. Maksudnya, ‘tangannya sudah dingin’ sehingga ketika memulai bisnis lain, hasilnya mudah ditebak, bisnis tersebut sukses juga.
Perlu diingat bahwa kegagalan adalah kawan karibnya kesuksesan. Di kamus para pebisnis sukses, gagal itu biasa. Menurut mereka, kegagalan sejati adalah gagal tidak mulai mencoba berbisnis dan gagal untuk bangkit. Bagi mereka yang selalu bangkit dan bangkit lagi, gagal adalah proses belajar dan gagal adalah upaya dari yang di Atas untuk menaikkan ‘kelas’ mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Ketika mereka melewati kegagalan tersebut maka sesungguhnya mereka telah melewati satu fase belajar. Jika pada perjalanan selanjutnya dijumpai hal yang sama maka mereka telah siap mengantisipasi dan menghadapinya. Jadi, jangan takut gagal, siap gagal, dan berani gagal seperti layaknya Anda berani sukses!


Sumber:
Malahayati dan Hendry E. Ramadhan, 99 Bisnis Anak Muda (Jakarta: penebar Plus, 2010)